Rapat Koordinasi Nasional PKK Tahun 2019

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) diajak untuk berperan aktif dalam pencegahan Stunting melalui 10 Program Pokok PKK. Hal ini sekaligus menjadi tema Rapat Koordinasi Nasional PKK Tahun 2019 yang dilaksanakan sejak 26 Februari di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi sekaitan dengan kebijakan pemerintah melalui gerakan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga (PKK) secara nasional. Selain itu, terinformasikanya kebijakan kelembagaan dan program kerja PKK yang menjadi hasil Rakernas VIII PKK tahun 2015, dan terintegrasinya perencanaan dan pelaksanaan 10 program pokok PKK.

Ketua TP PKK Majene Fatmawati Fahmi yang turut hadir menyebutkan TP PKK harus bersinergi dengan visi misi pemerintah, terutama pencegahan stunting. Diharapkan setelah kembali ke wilayah masing-masing hasil rekomendasi pertemuan ini akan segera di koordiansikan dengan OPD terkait. “TP PKK Majene selesai Rakornas, akan melaksanakan Rapat Konsultasi Daerah, sehingga menjadi acuan menyusun program PKK 2019” ungkap Fatmawati.

 

Peserta Rakor diantaranya, Tim Penggerak PKK Pusat , Ditjen BPD Kemendagri, para Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten , Ketua Tim Penggerak PKK Kota, Dinas PMD Provinsi. Selaku Narasumber, Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri RI, Ketua Umum Tim Penggerak PKK, Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementrian Kesehatan dan Direktur Kesehatan Lingkungan Kementrian Kesehatan.

Rencananya kamis 28 Februari,  seluruh peserta Rakornas diundang untuk beraudensi bersama ibu negara Iriana Jokowidodo.

 

🔥1.3 K

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here