Rapat Koordinasi  dan “High Level Meeting” TPID se-Provinsi Sulawesi Barat

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Majene menghadiri Rapat Koordinasi dan  High Level Meeting TPID, yang dilaksanakan oleh (TPID) Provinsi Sulawesi Barat Senin 29 April 2019 yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai II kantor Gubernur Sulawesi Barat. TPID Majene di ikuti oleh Wakil Bupati Lukman, Kepala Bappeda A. Adlina Basaroe dan Kabag ekbang Taufik Tazul.

Gubernur Provinsi Sulawesi Barat Ali Baal Masdar selaku ketua TPID Provinsi, memimpin langsung HLM bersama dengan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Dadal Angkoro selaku Wakil Ketua TPID Sulawesi barat.

High Level Marketing TPID merupakan kegiatan yang rutin digelar setiap tahun, sebagai ajang koordinasi dan evaluasi program pengendalian inflasi di seluruh kabulaten di Provinsi Sulawesi Barat,  dalam rangka meminimalkan dampak inflasi yang tinggi di daerah dalam mendukung peningkatan program penguatan ekonomi daerah di provinsi Sulawesi Barat. Selain itu, untuk mengatasi permasalahan keterjangkauan harga barang dan jasa terutama menjelang bulan suci Ramadhan dan hari raya Idul Fitri 1440 H/2019 M.

 

Wakil Bupati Majene Lukman mengatakan, untuk pengendalian inflasi di Kabupaten Majene, TPID akan merencanakan program kerja berdasarkan roadmap yang telah disusun oleh Tim Sekretariat TPID. “upaya pengendalian inflasi di  Majene, kami akan merencanakan program kerja berdasarkan roadmap yang akan disusun oleh Tim Sekretariat TPID,” ujar Lukman.

Ia menambahkan sebagaimana tahun sebelumnya, beberapa langkah yang dilakukan untuk pengendalian inflasi diantaranya efesiensi system perdagangan, pengendalian harga dan stok selama hari besar keagamaan dengan menggelar pasar murah pangan di sejumlah titik, serta Inspeksi mendadak ke sejumlah pasar maupun jaringan distribusi barang untuk mengantisipasi adanya penimbunan, terutama bahan makanan pokok dan energi.

Kepala Bappeda A. Adlina Basharoe juga menyampaikan dalam pengendalian inflasi tahun ini, akan melakukan moral suasion dalam rangka membentuk ekspektasi masyarakat atas harga bahan pangan pokok.  Seperti melalui himbauan dalam menjaga ketersediaan stok. “Himbauan kepada masyarakat agar lebih bijak dan wajar dalam berbelanja , baik melalui media atau tokoh masyarakat/tokoh agama “ ungkap Adlina.

 

🔥131

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here