Pelaksanaan Pergerakan dan Intervensi Desa Lokus Stunting Tahun 2019.

Upaya memutus pergerakan Stunting terus dilakukan pemerintah Kabupaten Majene, salah satunya pelaksanaan intervensi desa lokus stunting tahun 2019. Wakil bupati Majene bersama Dinas Kesehatan memberikan pemahaman kepada kepala dusun dan masyarakat setempat di Aula kantor desa Bonde Utara Kecamatan Pamboang pada kamis 27 Juni.

Desa Bonde utara masuk dalam 10 lokus dengan prevalensi stunting tertinggi di Majene. Dengan indikator penyebab diantaranya,  persoalan kesehatan  lingkungan (jamban dll), serta tidak memberikan vaksin dan vitamin kepada anak.

Wakil Bupati Majene Lukman, menilai jika hanya persoalan vaksin atau pemberian imuniasasi, seharusnya tidak ada yang sulit diantisipasi. Masyarakat hanya perlu di dorong dan digerakkan. Di usia bangasa Indonesia saat ini, justru  masih ada persoalan Stunting. “ Kan malu, gara-gara  masyarakat kita yang tidak bisa diatur, stunting masih tinggi di Majene”

Lukman berharap agar tiap kepala dusun, harus melakukan pendekatan ke masyarakat. Imunisasi hanya disuntik sehari tapi sehat seumur hidup.’ Maaf pak dusun, saya juga malu ke Provinsi, karna Majene yang paling tinggi Stuntingnya di Sulbar” . sebutnya.

Sementara itu Plt Dinas Kesehatan Kab Majene mengatakan. pencegahan Stunting ini merupakan kegiatan tindak lanjut dari program yang disusun pemkab Majene. dengan  sosialisi ini, akan terbentuk komitmen bersama, turun ke desa lokus stunting. Bahkan untuk upaya selanjutnya, telah disusun jadwal  penelitian yang akan dilaksanakan oleh mahasiswa S2 dan S3 Kesehatan Masyarakat di 10 desa lokus. “ harapanya, penelitian ini akan menghasilkan jawaban mengapa tingkat prevalensi Stunting di Majene masih tinggi” terangnya.

 

🔥413

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here