Penyerahan Jamaah Calon Haji Kab. Majene Kloter 33 (Asal Prov. Sulbar & Kab. Wajo Sulsel )

Selasa 30 Juli, dilaksanakan penyerahan jemaah calon haji (JCH) kloter 33 asal Provinsi Sulawesi Barat (Majene, Polman dan Pasangkayu), dan Kabupaten Wajo Sulawesi Selatan kepada Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Hasanuddin Makassar di asrama haji Sudiang.

Hadir dalam penyerahan tersebut Wakil Gubernur Sulbar, Wakil Gubernur Sulsel, Bupati Majene, Wakil Bupati Pasangkayu, Wakil Bupati Polman, Ka. Kantor Kemenag,  Sulbar, Ketua DPRD Polman, Assisten II Bid. Ekonomi & Pembangunan, Muh. Djazuli Muchtar, Kadis. Perhubungan Mithar Thala Ali, Kepala Kemenag Majene Adnan Nota, Kabag. Kesra Setda Majene Hamsinah, Bag. Humas Setda Majene.

Total JCH asal Sulbar sebanyak 419 orang,  28 orang diantatranya merupakan JCH asal Majene (7 laki-laki  dan 21 Wanita). 30 orang lainya berasal dari Sulsel. Wagub Sulbar Eny Anggraeni Anwar mengatakan setiap JCH merupakan duta bangsa, yang di harapkan tetap menjunjung tinggi norma-norma persaudaraan sesama calon haji lainnya. Memupuk kebersamaan, saling tolong menolong, sebagai sesama saudara dari Sulbar dan Indonesia pada umumya. “ Apa lagi sesama dari Sulbar untuk saling bertegur sapa dan saling membantu dalam pelaksanaan ibadah nantinya” ungkapnya.

 

Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman yang juga selaku pembina embarkasi Makassar juga berpesan agar tidak memperbanyak foto selfie selama di tanah suci. Pasalnya hal tersebut bisa mengganggu proses ibadah hajinya. Lebih baik kata Sudirman,  digunakan untuk beribadah karna pahala beribadah di Mekkah & Madinah akan berlipat ganda seratusribu kali dibandingkan di negeri kita sendiri. “ Jangan terlalu repot dengan barang bawaan dar4i tanah suci, karna intinya  adalah memperbanyak ibadah “ teragnya.

 

Sementara itu Bupati Majene Fahmi Massiara  menghimbau kepada Jamaah Calon Haji asal Majene, berharap agar selama ditanah suci tetap bisa melaksanakan ibadah dengan baik. Apalagi mayoritas  JCH asal Majene di dominasi usia lanjut. Ia menekankan agar ibadah yang sifatnya tidak wajib untuk tidak dipaksakan, semisal bepergian.”terpenting dapat melaksanakan rukun haji, sehingga semuanya dapat meraih predikat haji yang mabrur” ungkapnya.

🔥115

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here