104 Peserta Latsar CPNS Gol III Dinyatakan Lulus

0
1083

Penutupan Pelatihan Dasar CPNS Gol. III Pemkab Majene Kerjasama dengan BP SDM Sulawesi Barat.

104 Calon Pegawai Negeri Sipil yang mengikuti pelatihan dasar CPNS Golongan III Pemerintah Kabupaten Majene dinyatakan lulus oleh Panitia Latsar Pemkab Majene bekerja sama dengan BP SDM Sulbar. Sebelumnya mereka telah mengikuti berbagai rangkaian pelatihan sejak  13 November 2019  hingga 15 Januari 2020, di LPMP Sulbar Majene.

Mereka telah mengikuti kurikulum pembentukan karakter PNS selama 51 hari kerja atau 511 jam pelatihan (JP).  Dengan rincian 21 hari kerja atau setara dengan 191 JP, pembelajaran klasikal  30 hari kerja atau setara dengan 320 JP, dan untuk pembelajaran non klasikal dengan pola penjadwalan kegiatan harian, dari  Senin – Sabtu.

 

Kepala BKP SDM Majene Andi Pawiloi menjelaskan, dari 104 orang tersebut berasal dari unit kerja Lingkup Pemkab. Majene yaitu 31 orang tenaga kesehatan, 56 tenaga guru dan 17 orang tenaga teknis. Mereka juga dilatih oleh pejabat tinggi pratama sebagai tenaga penceramah, tenaga pengelola pelatihan atau widyaiswara dan tenaga penyelenggara pelatihan. Hal ini disampaikan Pawilloi saat penutupan Latsar  di Aula Tammajarra LPMP Sulbar
Rabu, 15 Januari 2020.

Mewakili Kepala BP SDM Sulbar Muh. Nur mengatakan, BP SDM Sulbar saat ini telah memiliki peringkat terakreditasi, sehingga seluruh pelatihan dasar di Sulbar sudah dapat dilkasanakan secara mandiri. Termasuk Diklatpim IV (Pengawas). Apalagi, pelaksanaan Latsar di Sulbar sudah tidak bisa dilaksankan diluar Provinsi  Sulbar. Ia berpesan kepada peserta Latsar yang telah dinyatakan lulus, tidak menganggap bahwa sudah tidak ada lagi penilaian lanjutan, justru saat memasuki dunia kerja diharapkan dapat menerapkan nilai nilai dasar seorang PNS selama masa Latsar. “Ini langkah awal dalam menerapkan dan mengembangkan kompetensi yg dimiliki” Terangnya.

Bupati Majene Fahmi Massiara mengatakan, tujuan pelatihan dasar untuk meningkatkan kualitas peserta didik dan kinerja dalam menciptakan SDM Aparatur yang memiliki kompetensi yang dibutuhkan. Untuk itu katanya, melalui pelatihan dasar tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari usaha pembinaan PNS.

“ Bila saudara ingin cepat dan bagus dalam karier kerjanya, tunjukkanlah prestasi kerja yang dimiliki, maka dengan sendirinya akan cepat melejit juga kariernya” ia melanjutkan, karakter seseorang ada yang pintar namun tidak loyal dan tidak dedikatif, mereka biasanya hanya menunggu bola dan menunggu perintah. Untuk itu ia berpesan agar ASN proaktif dan menunjukan kemampuan kerja masing masing, apalagi saat ini telah dibarengi dengan kebijakan TPP bagi ASN. “ ada juga  perlakuan khusus bagi PNS terpencil yang akan lebih tinggi TPP nya dibanding yang mengabdi diperkotaan “ pungkasnya.

 

🔥546

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here