Bendungan Kayuangin di Kecamatan Malunda jebol pada Selasa 21 Januari sekira pukul 01.30 Wita. Hujan yang terus menerus menyebabkan di hulu sungai Deking, membuat beton penahan air retak dan rusak. Mendengar hal tersebut, Wakil Bupati Majene Lukman bersama beberapa Pimpinan OPD terkait menijau secara langsung bendungan kayu angin Selasa 21 Januari Pagi. Lukman yang di damping Kadis. PU PR, Kadis DLHK, Kadis Perikanan, Camat Malunda, Danramil Malunda, Kapolsek Malunda dan Pihak Balai BWS 3 Sungai dan Rawa, ingin mengetahui tingkat kerusakan termasuk dampak dari jebolnya bendungan itu.

Lukman berharap pihak Balai segera menangani kerusakan bendungan tersebut, karena dikhawatirkan akan dapat berdampak pada kurangnya debit air yang masuk ke areal persawahan yang di Kecamatan Malunda. “Apalagi saat ini para petani tengah melakukan penanaman padi, kami harap pihak Balai bertindak secepatnya” Ucapnya.

Camat Malunda Salahuddin kejadian jebolnya bendungan tersebut sekira pukul 01.30 Wita dini hari, sementara panjang bendungan yang jebol sekitar 30 – 40 meter. Pihak Balai kata Camat, akan segera melakukan penanganan.”setelah melihat langsung kondisi bendungan kayu angina, pihak Balai menyampaikan akan melakukan penanganan secepatnya” terangnya.

Bendungan Kayuangin dibangun pada tahun 2013 oleh Balai Wilayah Sungai Sulawesi III.

 

🔥94

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here