Pemberian Stimulus Penguatan Modal Usaha kepada Pelaku UMKM yang Terkena Dampak Covid-19 Tahun 2020.

Sebanyak 454 pelaku UMKM menerima stimulus penguatan usaha khususnya yangt terdampak covid 19 disektor ekonomi. Pemberian stimulus tersebut dilaksanakan
Selasa, 30 Juni 2020i Boyang Assamalewuang Mandar Majene.

Kepala Dinas Koperindag Majene Busri K mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu tindak lanjut Instruksi Mendagri & Instruksi Presiden tentang penanganan terhadap sektor ekonomi dalam hal ini penguatan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kab. Majene dengan memberikan modal usaha.

Bantuan modal usaha diberikan kepada 454 UMKM.Jumlah tersebut dibagi dua Kecamatan yakni Banggae 207 UMKM dan Banggae Timur sebanyak 247 UMKM.
Data dari Dinas Koperindag Majene  kurang lebih ada 7.000 pelaku usaha diMajene namun yang  yang terakomodir  sekitar 900 pelaku usaha. Masih ada  6.000 pelaku usaha yang belum dapat diberikan bantuan stimulus disebabkan keterbatasan anggaran dari Pemerintah. ” Yang mendapatkan  hari ini 85% di Banggae & Banggae Timur sisanya tersebar disemua kecamatan, dan masih banyak masyarakat yang datang mengeluh kepada kami karena mereka tidak mendapatkan bantuan yang sama” Prioritasnya kata Busri merujuk data yang ada di operator Dinas Koperindag, kemudian melihat jenis usahanya. Lalu mengisi formulir sesuai permasalahan sebagai imbas Covid-19.”
Kami selaku Kadis memohon maaf kepada pelaku usaha yang belum terdata, mudah mudahan untuk selanjutnya bila ada kegiatan kami selanjutnya akan menjadi prioritas” ucapnya.

 

Wakil Bupati Majene Lukman yang turut hadir mengatakan bantuan kepada para pelaku usaha tersebut nilainya Rp 1 juta rupiah, bantuan tersebut berbeda dengan BLT.”  kalau BLT kemarin peruntukannya memang untuk lari ke dapur, tetapi kalau penguatan ekonomi ini peruntukannya bagaimana kita menambah modal usaha” terangnya.

Sejak dunia dilanda pandemi Corona lanjut Lukman, Pemerintah Kabupaten Majene tidak tinggal diam, kemarin persoalan BLT & jaring pengaman sosial telah di lakukan sesuai Instruksi Presiden bahwa sedapat mungkin Pemerintah Daerah harus tanggap menangani persoalan sosial. Termasuk persoalan ekonomi, olehnya ia  berharap Bapak Ibu penerima manfaat untuk memaksimalkan bantuan tersebut dengan ikut menggairahkan perputaran dan pertumbuhan ekonomi di Kab. Majene.

Selain  Wakil Bupati Majene turut hadir, Kapolres, Mewakil Dandim,Mewakili Kajari, Pimpinan OPD terkait dan Camat.

____

*

🔥732

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here