Pemberian Stimulus Penguatan Modal Usaha kepada Pelaku UMKM yang Terdampak ekonomi akibat Covid-19 Tahun 2020.

Setelah Kecamatan Banggae dan Banggae Timur, Pemerintah Kabupaten Majene kembali menyalurkan stimulus penguatan modal usaha kepada para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di tiga  Kecamatan yakni Pamboang, Sendana dan Tammero’do Rabu, 01 Juli 2020.

Stimulus bagi UMKM tersebut merupakan bantuan pemerintah daerah melalui Dinas Koperasi dan Perindustrian (Koperindag) Majene sebagai penguatan modal bagi UMKM yang terdampak covid 19. Penyaluran tersebut dilaksanakan di GOR Somba Kecamatan Sendana yang turut dihadiri Wakil Bupati, Mewakili Dandim, Mewakili Kajari, Kadis. Koperindag, Kapolsek Sendana, Ka. Bapeda, Inspektur, Kadis. Nakertrans, Kadis. Perhubungan, Kasatpol. PP, Sek. PMD, Kasubag. Protokol dan Camat Sendana.

 

Saat memberikan sambutan Wakil Bupati Majene Lukman mengatakan saat ini kita  berada pada situasi kehidupan yang baru atau era New Normal. Diberhadapkan dengan kehidupan baru, dan meninggalkan kebiasaan lama terkait Protokol Kesehatan Covid-19, dengan berbagai kebiasaan baru pula, mulai dari jaga jarak, pakai masker & rajin cuci tangan dengan sabun.

Untuk itu Pemerintah hadir untuk mengatasi persoalan Ekonomi.Ia sangat bersyukur  di Sulbar hanya Kabupaten Majene yang menyiapkan BLT yang bersumber dari APBD. Hal itu merupakan  bukti nyata bahwa Pemkab Majene selalu hadir ditengah masyarakat dan merasakan apa yang masyarakat rasakan akibat dampak Covid-19.  bantuan tersebut tidak banyak namun bagaimana kita  mensyukuri apa yang kita terima dalam hal penambahan modal usaha ditengah pandemi covid-19 di Majene” harap Lukman.

 

Bantuan stimulus yang diberikankepada pelaku ekonomi UMKM senilai Rp 1 Juta. Dengan harapan perputaran ekonomi di Majene tidak akan mandeg akibat kekurangan modal usaha. Dengan rincian Kecamatan Pamboang 39 UMKM, Sendana  28 UMKM dan Kecamatan Tammerodo  46 UMKM dengan total 113 UMKM.

🔥167

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here